Cara Membuat 4 Pilar Konten Instagram

Cara Membuat 4 Pilar Konten Instagram!

Ketika kamu menggunakan Instagram untuk kepentingan bisnis, tentunya konten yang diciptakan harus sesuai dengan kondisi followers. Hal yang harus kamu ketahui adalah terdapat empat pilar konten yang dapat menunjang konten di Instagram. Ketika salah satu dari empat pilar konten ini tidak digunakan, maka akan ada hal yang dirasa kurang dari konten yang diciptakan.

Keempat pilar konten tersebut adalah target audience, manfaat, truth, dan call to action (CTA). Lalu apa yang dimaksud dengan istilah-istilah tersebut? Mari belajar bersama kami Dimancy.

1. Target Audience

Apa itu target audience? Target audience adalah kelompok orang yang Kamu gunakan untuk produk dan layanan Kamu. Istilah lain yang dapat kamu gunakan untuk menggambarkan kelompok ini adalah “target market” atau “target customer.”
Kadang seseorang merasa tidak penting untuk meluangkan waktu untuk mengidentifikasi target pemirsanya. Terutama jika kamu sedang bersemangat dan dalam kondisi yang begitu optimis untuk mulai menjual produk dan layanan Kamu. Namun, kalau Kamu menghindari hal ini, Kamu berarti bisa saja menciptakan masalah jangka panjang untuk bisnismu. Hal ini disebabkan banyak keputusan bisnis Kamu yang akan tergantung pada siapa target audiens Kamu.
Kalau terdapat satu hal di benak pemilik usaha kecil, bisanya hal itu adalah bagaimana cara mereka untuk meningkatkan penjualan atau mendapatkan lebih banyak lagi pelanggan. Namun, menemukan pendekatan pemasaran yang cocok akan menghalangi pencapaian tujuan ini.

BACA JUGA: CARA MEMBUAT REPORT & MEMBACA INSIGHT INSTAGRAM

Menurut sebuah studi, lebih dari sepertiga pemilik bisnis kesulitan untuk merancang materi pemasaran yang efektif bagi bisnis mereka. Selain itu, setengah dari pemilik bisnis tidak tahu bagaimana cara menjangkau calon konsumen mereka sendiri.
Langkah pertama yang dapat menyelesaikan masalah ini adalah mengidentifikasi dan mengenal target pelanggan Kamu dengan baik. Kamu dapat menentukan target audience kamu dengan cara membagi ke beberapa karakteristik, yaitu gaya bahasa, target usia, gender, geografis, psikografis, pekerjaan, penghasilan, dan lain sebagainya.

Setelah kamu mengidentifikasi dan mengenal targetmu, Kamu akan mengetahui beberapa hal seperti:

Produk atau layanan yang akan Kamu tawarkan
• Berapa harga yang harus ditetapkan
• Materi pemasaran yang diperlukan
• Manfaat dan fitur yang akan Kamu angkat sebagai materi pemasaran
• Keyword yang tepat
• Desain materi

2. Manfaat

Dalam setiap konten yang kamu ciptakan, kamu harus menyisipkan manfaat untuk para audiens. Hal itu perlu dilakukan agar audiens beranggapan bahwa konten kamu memang mereka perlukan karena manfaat yang diberikan. Setiap manfaat atau nilai yang kamu sertakan dalam setiap konten kamu akan menarik minat audiens. Kalau kamu membuat konten hard selling pun, kamu harus tetap menyertakan manfaat, misalnya apa yang mereka dapatkan setelah menggunakan produk yang kamu pasarkan dan sebagainya.

3. Truth (Kebenaran)

Pada masa seperti saat ini, ada banyak berita atau kabar bohong alias hoax. Ketika kamu membuat sebuah konten, konten itu harus membangun kepercayaan antara audiens kepada akunmu, dan salah satu cara yang dapat dilakukan adalah jangan pernah berbohong! Pembuat konten harus menyampaikan kebenaran di dalam konten yang kamu ciptakan. Bukan hanya kebohongan, kreator juga disarankan tidak berlebihan dalam menciptakan konten.
Kok berlebihan?

Misalnya saja kamu menjual obat pelangsing dan penjual menyatakan bahwa kamu dapat menurunkan berat badan sebanyak 10 kilogram dalam sehari. Hal itu tentu akan sulit dipercaya oleh calon pelangganmu and menurunkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis kamu.

4. Call To Action

Kamu pernah baca caption bertuliskan “Yuk berikan komentar kamu di kolom comment!” atau “Like postingan ini kalau kamu setuju”? Inilah yang disebut dengan call to action. Fungsi utama dari call to action ini adalah bagaimana cara kamu untuk memberitahukan audience mengenai apa yang seharusnya mereka lakukan ketika mereka melihat posting Kamu (termasuk tulisan, gambar, video dan lain sebagainya). Itu dia cara membuat Pilar Konten Instagram!